Kamis, 25 April 2013

Penyebab Investor Luar Negeri Malas ke Indonesia

Kamis, 25/04/2013

Pengusaha Pribumi Tuding Buruh Bikin Investor Malas ke Indonesia

Jakarta - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) menuding ada agenda besar yang disembunyikan terkait maraknya demo buruh. Maraknya demo buruh sudah dianggap mengganggu minat investor untuk menanam modal di dalam negeri.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum HIPPI Suryani Motik saat ditemui detikFinance di Kantor Kementerian Perindustrian Jakarta, Kamis (25/04/2013).

"Ini jangan-jangan di balik pergerakan besar oleh para buruh ada skenario besar yang akan melumpuhkan Indonesia. Kalau produktivitas bagus itu nggak masalah tetapi UKM juga dilindungi. Kenapa buruh merajelela seperti ini karena pemerintahnya nggak berani ambil sikap kalau berani nggak mungkin begini," katanya.

Menurut penuturannya prilaku buruh seperti ini telah membuat investor asing mengalihkan Indonesia sebagai negara tujuan investasi. Ia mencontohkan salah satu perusahaan kantung darah asal Jepang lebih memilih Vietnam dibandingkan Indonesia karena undang-undang ketenagakerjaan yang tidak jelas di Indonesia.

"Dimana ada di dunia buruhnya salah dan minta berhenti kita perusahaan suruh bayar pesangon. Hanya ada di Indonesia Undang-undangnya. Saya kasih contoh, saya bendahara di PMI, saya kepingin mendirikan pabrik kantong darah. Kita ini pakai merek buatan Jepang," ungkapnya.

"Bayangkan negara kita penduduknya lebih banyak dari Vietnam. Ketika kita undang investor Jepang untuk bangun pabrik di Indonesia untuk joint dengan PMI mereka nggak mau dan mengatakan nggak kuat dengan kebijakan perburuhan akhirnya dibangun di Vietnam dan kita hanya dijadikan pasar. Itu satu contoh yang kita alami. Akhirnya investasi akan turun terus," tuturnya.

Sementara itu, pihaknya juga mengkritik kebijakan penetapan UMP/UMK di masing-masing wilayah. Ia berpendapat bahwa penetapan UMP/UMK tidak fair dan merugikan kalangan menengah ke bawah termasuk UKM.

"Sekarang pengusaha ini dianggapnya seperti kesakitan. Ini demokrasi kebablasan kalau bicara upah minimum harus duduk dong antara pengusaha, buruh dan pemerintah. Berapa yang layak dan tidak bisa disamakan dengan pengusaha besar seperti Toyota Astra yang mungkin UMP Rp 3 juta nggak masalah, kalau warung Padang tutup semua, ini yang tidak fair. Daripada orang tidak kerja lebih baik kerja," tandasnya.




Copyright © 2013 detikcom,

Kamis, 14 Maret 2013

Rajin Menyumbang, Bill Gates Justru Tambah Tajir

Pusat Investor



Kamis,14 MARET 2013 

Bill Gates. REUTERS/Shannon Stapleton
Rajin Menyumbang, Bill Gates Justru Tambah Tajir  
Washington - Meskipun rajin menyumbangkan uangnya untuk kegiatan sosial dan pendidikan, Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft, justru bertambah kaya. Menurut data Bloomberg Billioners Index, kekayaan lelaki berusia 57 tahun itu bertambah sebesar sekitar US$ 7 miliar (sekitar Rp 66,5 triliun) hingga akhir 2012.

Ini membuatnya menjadi orang kedua terkaya di dunia di bawah Carlos Slim, konglomerat telekomunikasi asal Meksiko berusia 72 tahun. Bill Gates bisa jadi merupakan orang terkaya dunia yang sebenarnya. Ini karena pengusaha ini telah menyumbangkan uang untuk kegiatan sosial sebanyak US$ 28 miliar (sekitar Rp 266 triliun) sejak lima tahun terakhir.

Meskipun menyumbang banyak uang, kekayaan Gates terus bertambah dari sejumlah investasi yang dilakukannya lewat Cascade Investment. Menurut data yang disampaikan ke lembaga pengawasan pasar modal SEC, dia berinvestasi di sejumlah perusahaan lain dalam bentuk kepemilikan saham.

Misalnya, di perusahaan traktor Deere, perusahaan pengolah sampah Republic Services, perusahaan minuman soda Coca-Cola, dan perusahaan otomotif Auto Nation. Saat ini kepemilikan sahamnya di Microsoft hanya menyumbang sekitar 20 persen dari total kekayaan yang dimilikinya.

Pengusaha asal Silicon Valley yang juga bertambah kekayaannya adalah Warren Buffett, yang merupakan pendiri sekaligus CEO Oracle. Dia berada di posisi kedelapan dengan kekayaan sekitar US$ 40,7 miliar.

Sedangkan pendiri Amazon, perusahaan retail online terbesar dunia, Jeff Bezos, berada di peringkat ke-20 dengan kekayaan US$ 24,1 miliar. Sedangkan pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, berada di peringkat ke-25 dan 28 dengan kekayaan US$ 21,8 miliar dan 21,6 miliar.

Daftar 15 orang terkaya dunia:

1. Carlos Slim Helu (Meksiko) US$ 76,4 miliar
2. Bill Gates (USA) US$ 63,4 miliar
3. Amancio Ortega (Spanyol) US$ 59,3 miliar
4. Warren Buffett (USA) US$ 49,8 miliar 
5. Ingvar Kamprad (Swedia) US$ 43,4 miliar
6. Charles Koch (USA) US$ 41,7 miliar
7. David Koch (USA) US$ 41,7 miliar
8. Larry Ellison (USA) US$ 40,7 miliar
9. Bernard Arnault (Perancis) US$ 29,8 miliar
10. L Ka-Shing (Hongkong) US$ 29 miliar
11 Christy Walton (USA) US$ 28,8 miliar
12 Alwaleed bin Talal Al Saud (Saudi Arabia) US$ 28,2 miliar
13 Liliane Bettencourt (Perancis) US$ 27,4 miliar
14. Jim Walton (USA) US$ 27,3 miliar
15. Rob Walton (USA) US$ 26,7 miliar


 (Sumber : Tempo)
 

10 Orang Terkaya di Amerika Serikat 2012

Pusat Investor, KAMIS,14 MARET 2013




Bill Gates. AP/Steven Senne 
10 Orang Terkaya di Amerika Serikat 2012
 New York : Bill Gates, Warren Buffet, dan Larry Ellison masih menjadi tiga orang pengusaha terkaya di Amerika Serikat versi Majalah Forbes.

Daftar 400 Orang Terkaya di Amerika Serikat di 2012 ini dirilis Forbes pada Rabu, 19 September 2012.

Orang-orang ini memiliki kekayaan US$ 1,7 triliun, naik dari tahun lalu yang mencapai US$ 1,5 triliun.

Gates dan Buffet yang masing-masing menduduki posisi pertama dan kedua, kekayaan keduanya bertambah sebesar US$ 7 miliar. Sedangkan Larry Ellison yang berada di posisi ketiga, kekayaannya bertambah US$ 8 miliar. Lonjakan kekayaan yang diperoleh Ellison ini paling besar dibanding pengusaha lainnya yang masuk dalam daftar.

Gates dan Buffet juga termasuk orang yang paling dermawan di planet bumi ini, karena sampai saat ini, masing-masing telah menyumbangkan US$ 28 miliar dan US$ 17,5 miliar, termasuk US$ 1,5 miliar yang diberikan Buffet sejak masuk dalam Daftar Orang Terkaya terakhir.

Forbes telah meluncurkan Daftar Orang Super Kaya di Amerika Serikat pada 1982. Waktu itu kekayaan bersih tertinggi mencapai US$ 75 juta. Saat tu hanya ada 13 bilioner dalam Daftar 400 Orang Terkaya dengan total nilai kekayaan US$ 93 miliar. 30 tahun kemudian, setelah disesuaikan dengan inflasi, jumlah kekayaan itu kini mencapai enam kali lipat.

70 persen dari 400 Daftar Orang Terkaya ini menjadi kaya sejak awal, 20 merupakan pendatang baru yang naik ke peringkat lebih atas, dan hanya 4 yang menjadi kaya karena diwarisi, termasuk janda mendiang Steve Jobs, Laurene Powell Jobs. Lauren masuk jajaran pendatang baru dengan kekayaan bersih US$ 11 miliar.

Dari 10 pengusaha yang masuk daftar ini, posisi keenam sampai kesembilan ditempati oleh keluarga Walton yang memiliki dan mengelola Wal-Mart.

Sedangkan dari daftar 400 orang terkaya itu, tidak ada yang seapes dan sedramatis Mark Zuckerberg (posisi ke-36), pendiri dan pemilik media jejaring sosial, Facebook. Lantaran, kekayaannya merosot US$ 8,1 miliar, membuatnya menjadi orang yang mengalami kerugian terbesar di 2012. Forbes mencatat, kekayaan bersih Zuckerberg di 2012, 28 tahun, mencapai US$ 9,4 miliar.

Majalah Forbes menutup daftar orang terkaya ini pada 24 Agustus 2012. Menurut Forbes, bisa saja orang yang sudah masuk dalam daftar mendadak menjadi lebih kaya atau bahkan lebih mendadak menjadi lebih miskin dalam hitungan minggu, bahkan hari, setelah daftar ini dipublikasikan.

Berikut ini 10 Daftar Orang Terkaya di Amerika Serikat:

1.Bill Gates, 56 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 66 miliar. Sumber: Microsoft

2.Warren Buffet, 82 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 46 miliar. Sumber: Berkshire Hathaway

3.Larry Ellison, 68 tahun.
Kekayaan bersih; US$ 41 miliar. Sumber; Oracle

4.Charles Koch, 76 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 41 miliar. Sumber: macam-macam

5.David Koch, 72 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 31 miliar. Sumber: macam-macam

6.Christy Walton & Family, 57 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 27,9 miliar. Sumber: Wal-Mart

7.Jim Walton, 64 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 26,8 miliar. Sumber; Wal-Mart

8.Alice Walton, 62 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 26,3 miliar. Sumber: Wal-Mart

9.S. Robson Walton, 68 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 26,1 miliar. Sumber: Wal-Mart

10.Michael Bloomberg, 70 tahun.
Kekayaan bersih: US$ 25 miliar. Sumber: Bloomberg LP

FORBES | GRACE S. GANDHI

 
 
© Copyright 2013 Pusat Investor